05
Sep

Menikmati Suasana Pedesaan yang Indah dan Damai di Desa Wisata Okura, Pekanbaru, Riau

Suasana desa yang indah dan damai saat ini semakin langka karena tergerus oleh kemajuan teknologi dan modernisasi, yang membuat suasana di pedesaan semakin sulit dibedakan dengan suasana kota.Banyak desa yang berubah menjadi kota kecil dengan lingkungan masyarakat yang tidak ubahnya seperti masyarakat kota.

Bagi mereka yang rindu untuk menikmati suasana desa yang sebenarnya, Desa Okura bisa menjadi pilihan untuk mengobati rasa rindu tersebut. Desa Wisata ini menghadirkan suasana pedesaan yang sebenarnya lewat lingkungan alamnya yang masih terjaga serta kehidupan masyarakatnya yang masih menjaga nilai-nilai leluhur.

Tradisi dan budaya nenek moyang masih terjaga dengan baik di desa ini, sehingga pengunjung dapat dengan mudah menjumpai upacara-upacara tradisional, permainan,  kesenian bahkan pengobatan tradisonal, serta penggunaan bahasa Melayu asli dalam percakapan sehari-hari.

Hal itulah yang menjadikan Okura pada bulan Oktober 2014 dipakai sebagai tempat bertemunya ratusan tokoh budaya se-Asia Tenggara yang tergabung dalam DMDI (Dunia Melayu Dunia). Berkumpulnya para budayawan tersebut untuk membahas berbagai persoalan yang terkait dengan budaya Melayu serta pagelaran seni serumpun.

Mengenal Sekilas Desa Okura

Meski namanya berbau Jepang, namun tidak ada sedikitpun keterkaitan antara Desa Okura  dengan Negeri Matahari Terbit dan juga tidak ada pengaruh Jepang di negeri ini kecuali dari beberapa jenis alat elektronik dan ottomotif.

Desa Okura berada di wilayah Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Jaraknya tidak begitu jauh dari pusat Kota Pekanbaru. Hanya butuh waktu perjalanan sekitar 30 menit jika ditempuh melalui perjalanan darat dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jika melewati jalur sungai, waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 1 jam dengan menyusuri Pelabuhan Sungai Duku.

Lingkungan pedesaan yang dikelilingi hijaunya perkebunan sawit, membuat suasana terasa tenang dan damai serta terbebas dari suara bising kendaraan. Udara sekitar juga terasa sejuk membuat siapapun betah untuk berlama-lama.

Lebih dari itu, pemandangan khas pedesaan juga dapat dijumpai di sini lewat kehidupan sehari-hari masyarakatnya yang masih menggunakan bahasa Melayu asli sebagai sarana berkomunikasi, melihat anak-anak desa memainkan permainan tradisional seperti gasing atau berlatih Silat Pangean, menikmati kuliner khas Melayu, serta menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan upacara tradisional.

Daya Tarik Desa Okura

Berkunjung ke Desa Okura tidak hanya mata yang akan dimanjakan oleh indahnya alam, tapi juga dapat menikmati berbagai aktifitas seru, baik sendiri maupun ditemani masyarakat sekitar.

Bagi yang gemar memancing, dapat menyewa sampan dari para nelayan untuk mengarungi sungai. Ikan dari hasil memancing bisa dibawa pulang atau dimasak sendiri saat melakukan camping di lokasi. Bisa juga meminta tolong kepada warga desa yang ramah-ramah untuk membantu memasakkannya.

Tersedia pula tempat penyewaan sepeda bagi wisatawan yang ingin berpetualang menyusuri rimbunan pohon sagu dan sawit, permainan memanah serta kegiatan menunggang kuda yang memberi keasyikan tersendiri.

Meski permainan tradisional menjadi daya tarik utama, namun desa ini juga menyuguhkan beberapa jenis permainan modern seperti berenang, downhill, airsoft gun, paintball serta motocross yang sudah barang tentu disediakan tempat tersendiri agar tidak mengganggu suasana desa yang damai.

Bagi mereka yang gemar beraksi di depan kamera, tersedia objek wisata kekinian dalam bentuk kebun bunga yang diberi nama “Taman Bunga Impian Okura”. Taman yang menempati lahan seluas 2 hektar tersebut dibudidayakan dengan cara bergotongroyong oleh masyarakat yang dikomandoi para pemuda.

Tujuannya sudah barang tentu untuk menambah daya tarik desa yang mendapat status “Desa Wisata”. Dan memang taman bunga ini memiliki daya tarik tersendiri, sehingga hampir semua wisatawan yang berkunjung ke Desa Okura, selalu menyempatkan diri untuk melihat keindahan taman bunga serta berfoto ria.

Di Taman Bunga Impian Okura, berbagai jenis tanaman bunga ditanam sedemikian rupa, bahkan beberapa diantaranya ditata sehingga membentuk ornamen-ornamen yang unik dan menarik sehingga terlihat instagenic saat dijadikan latar belakang foto.

Menjadi lebih menarik lagi, wisatawan dapat berkunjung ke Desa Wisata ini dengan gratis tanpa harus membayar sepeserpun, kecuali untuk menyewa sampan, sepeda, kuda atau memanfaatkan jasa penduduk yang selalu ramah dalam menyambut pengunjung yang datang.

 

Sumber : https://wisato.id/wisata-budaya/menikmati-suasana-pedesaan-yang-indah-dan-damai-di-desa-wisata-okura-pekanbaru-riau/[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]