20
May

Jelang Arus Mudik Lebaran, Jalan Tol Palembang-Lampung Masih Bergelombang dan Berdebu

PALEMBANG– Ruas tol Kayu Agung-Pematang Panggang direncanakan bakal mulai difungsionalkan pada H-10 arus mudik lebaran tahun 2019, Minggu (18/5/2019). Pada arus mudik nanti, pihak terkait bakal mengfungsionalkan satu lajur
(Lajur A) dari arah Lampung menuju Palembang sementara lajur sebelahnya belum difungsikan karena masih dalam perbaikan.

Dengan demikian, pada arus mudik nanti tol tersebut hanya dapat digunakan pemudik dari Lampung ke Palembang. Sementara pemudik dari Palembang menuju ke Lampung masih tetap melalui jalan nasional.

Lajur yang sama kembali bakal difungsikan pada arus balik lebaran dari Palembang menuju Lampung.

Ruas tol Kayu Agung-Pematang Panggang yang akan difungsionalkan pada arus mudik tahun ini masih tampak bergelombang dan berdebu, Minggu (18/5/2019).

Ruas tol Kayu Agung-Pematang Panggang yang akan difungsionalkan pada arus mudik tahun ini masih tampak bergelombang dan berdebu, Minggu (18/5/2019). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

• Berpenghasilan 500 Juta/Bulan, Ternyata Maell Lee Sempat Jadi Sopir, Kini Nasibnya Berubah Drastis

• Ingat Pelawak Doyok Sudarmadji? Kabarnya Hidup Mewah di Amerika, Ternyata Begini Kondisi Aslinya

Dalam kondisi yang belum siap seratus persen tersebut, ruas tol Kayuagung-Pematang Panggang cukup memprihatinkan lantaran masih bergelombang dan berdebu.

Ketika tim Sripo coba menyusuri dari pintu tol Kayu Agung sampai Pematang Panggang, mobil yang dikendarai Sripo sangat terasa sekali berjalan sedikit oleng lantaran aspal jalan yang belum rata seutuhnya.

Selain itu, debu bekas proyek masih kerap berterbangan sehingga sedikit menggangu penglihatan para sopir ketika mengemudi.

Sementara itu, dalam sisi fasilitas ruas tol tersebut juga belum terpasang secara layak. Di sisi bahu jalan, pagar pembatas tidak seutuhnya terpasang khususnya pada ketinggian jalan tol yang cukup curam dari areal kebun sawit. Para pemudik pun disarankan berhati-hati dan memacu kendaraannya dalam kecepatan standar.

Untuk penerangan jalan pun masih masuk dalam kategori minim, di sepanjang jalan hanya terpasang lampu-lampu darurat dengan watt lampu cukup kecil. Dengan demikian, membuat para pemudik hanya dapat melintas ketika siang hari saja.

Dengan kondisi ruas tol Kayuagung-Pematang Panggang saat ini masyarakat diimbau agar sedikit berhati-hati dan melintas pada malam hari saja.

Pimpinan Proyek Tol Pematang Panggang – Kayu agung, Fahrudin Haryanto mengatakan persiapan tol tersebut sudah mencapai 90 persen pengerjaan. Dimana dari para pemudik yang melaju dari arah Lampung bisa keluar lewat gerbang tol Celikah Kayu Agung.

Pada arus mudik nanti pihaknya hanya akan membuka satu lajur dari arah Lampung ke Palembang, sebaliknya di lajur yang sama akan digunakan para pemudik dari Palembang menuju Lampung.

“H-10 akan mulai difungsionalkan, secara keseluruhan tol Kayuagung-Pematang Panggang sudah siap dilalui pemudik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Tol Kayuagung-Pematang Panggang ini memiliki panjang 77 kilometer. Bagi para pemudik untuk menuju tol tersebut ada dua akses dapat ditempuh. Yakni dari gerbang Jakabaring tol Kapal Betung dan gerbang Celikah Kayuagung.

Untuk menambah kenyamanan para pemudik, pihaknya telah menyiapkan rest area di lajur B dengan menyusun beberapa unit kontainer.

Adapun fasilitas yang disediakan seperti toilet, mushola, BBM portable dan fasilitas pendukung lainnya.

“Rest areanya tinggal finishing saja. Jadi kalau pemudik mau ke rest area, mereka harus memutar arah terlebih dahulu ke lajur B,” terang Fahrudin.

Terkait kondisi tol yang belum beroperasi secara penuh dan minim penerangan, Hutama Karya bakal melakukan sistem buka tol dengan waktu melintas dari pukul 06.00 sampai pukul 18.00.

Sementara prihal ada beberapa panjang jalan yang tak dipasang pembatas jalan, ia menyebutkan hal itu sudah sesuai dengan prosedur pekerjaan berlaku. Dimana jalan tol yang berada di bawah ketinggian 2,5 m tidak diwajibkan untuk dipasang.

“Dari wacana kemarin kita buka pukul 6 pagi sampai 6 sore. Untuk kecepatan kami imbau pengendara untuk memacu kendaraannya dengan kecepatan 40-50 KM/Jam, karena saat ini masih dalam masa konstruksi,” katanya.

Sumber : http://palembang.tribunnews.com/2019/05/20/jelang-arus-mudik-lebaran-jalan-tol-palembang-lampung-masih-bergelombang-dan-berdebu?page=all